10 Manfaat Pengukuran Kinerja yang Perlu Anda Ketahui


10 Manfaat Pengukuran Kinerja yang Perlu Anda Ketahui

Manfaat Pengukuran Kinerja adalah proses mengevaluasi dan mengukur seberapa baik suatu organisasi atau individu mencapai tujuan dan sasarannya. Pengukuran kinerja dilakukan untuk memberikan umpan balik tentang efektivitas suatu program atau kegiatan, dan untuk mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan.

Manfaat Pengukuran Kinerja sangat penting karena dapat membantu organisasi dan individu untuk:

  • Meningkatkan akuntabilitas dan transparansi
  • Mengidentifikasi area untuk perbaikan
  • Membuat keputusan yang lebih baik
  • Meningkatkan motivasi dan kinerja
  • Meningkatkan kepuasan pelanggan

Sejarah pengukuran kinerja dapat ditelusuri kembali ke awal abad ke-20, ketika organisasi mulai menggunakan metrik keuangan untuk mengukur kinerja mereka. Seiring berjalannya waktu, pengukuran kinerja telah berkembang untuk memasukkan berbagai metrik non-keuangan, seperti kepuasan pelanggan dan kepuasan karyawan.

Saat ini, pengukuran kinerja merupakan bagian penting dari manajemen modern. Organisasi dari semua ukuran menggunakan pengukuran kinerja untuk melacak kemajuan mereka dan mengidentifikasi bidang-bidang yang perlu ditingkatkan.

Manfaat Pengukuran Kinerja

Pengukuran kinerja merupakan aspek penting dalam manajemen modern. Manfaatnya sangat banyak, di antaranya:

  • Akuntabilitas
  • Transparansi
  • Identifikasi perbaikan
  • Pengambilan keputusan
  • Motivasi
  • Kinerja
  • Kepuasan pelanggan
  • Kepuasan karyawan
  • Peningkatan berkelanjutan
  • Keunggulan kompetitif

Sebagai contoh, perusahaan yang mengukur kepuasan pelanggan dapat mengidentifikasi area di mana mereka dapat meningkatkan produk atau layanan mereka. Perusahaan yang mengukur kinerja karyawan dapat mengidentifikasi karyawan yang berkinerja tinggi dan memberikan mereka penghargaan yang sesuai. Organisasi yang mengukur dampak lingkungan mereka dapat mengidentifikasi cara untuk mengurangi jejak karbon mereka.

Dengan mengukur kinerja, organisasi dapat memperoleh wawasan berharga tentang operasi mereka. Wawasan ini dapat digunakan untuk membuat keputusan yang lebih baik, meningkatkan kinerja, dan mencapai tujuan jangka panjang.

Akuntabilitas

Akuntabilitas adalah prinsip penting dalam manajemen modern. Ini mengacu pada kewajiban individu atau organisasi untuk bertanggung jawab atas tindakan dan keputusan mereka. Akuntabilitas sangat penting untuk keberhasilan suatu organisasi karena menciptakan lingkungan kepercayaan dan transparansi.

Pengukuran kinerja berperan penting dalam akuntabilitas. Dengan mengukur kinerja, organisasi dapat melacak kemajuan mereka dan mengidentifikasi bidang-bidang yang perlu ditingkatkan. Hal ini memungkinkan organisasi untuk bertanggung jawab atas kinerja mereka dan membuat penyesuaian yang diperlukan.

Sebagai contoh, perusahaan publik harus bertanggung jawab kepada pemegang sahamnya atas kinerja keuangan mereka. Perusahaan dapat menggunakan pengukuran kinerja untuk melacak pendapatan, laba, dan metrik keuangan lainnya. Informasi ini kemudian dapat digunakan oleh pemegang saham untuk mengevaluasi kinerja perusahaan dan membuat keputusan investasi.

Akuntabilitas juga penting dalam sektor publik. Pemerintah harus bertanggung jawab kepada warganya atas penggunaan dana publik. Pemerintah dapat menggunakan pengukuran kinerja untuk melacak hasil program dan layanan mereka. Informasi ini kemudian dapat digunakan oleh warga negara untuk mengevaluasi kinerja pemerintah dan membuat keputusan politik.

Secara keseluruhan, akuntabilitas sangat penting untuk keberhasilan suatu organisasi. Pengukuran kinerja merupakan alat penting untuk memastikan akuntabilitas dengan memberikan informasi tentang kinerja organisasi.

Transparansi

Transparansi adalah keterbukaan dan kejujuran dalam memberikan informasi. Transparansi sangat penting untuk keberhasilan suatu organisasi karena menciptakan lingkungan kepercayaan dan akuntabilitas. Pengukuran kinerja berperan penting dalam transparansi dengan menyediakan informasi tentang kinerja organisasi.

Manfaat pengukuran kinerja tidak dapat dipisahkan dari transparansi. Transparansi memungkinkan organisasi untuk berbagi informasi tentang kinerja mereka dengan pemangku kepentingan, seperti karyawan, pelanggan, dan investor. Informasi ini dapat digunakan oleh pemangku kepentingan untuk mengevaluasi kinerja organisasi dan membuat keputusan yang tepat.

Sebagai contoh, perusahaan publik harus transparan tentang kinerja keuangan mereka kepada pemegang sahamnya. Perusahaan dapat menggunakan pengukuran kinerja untuk melacak pendapatan, laba, dan metrik keuangan lainnya. Informasi ini kemudian dapat dibagikan kepada pemegang saham melalui laporan keuangan dan pengajuan peraturan lainnya.

Transparansi juga penting dalam sektor publik. Pemerintah harus transparan tentang penggunaan dana publik kepada warganya. Pemerintah dapat menggunakan pengukuran kinerja untuk melacak hasil program dan layanan mereka. Informasi ini kemudian dapat dibagikan kepada warga negara melalui laporan publik dan mekanisme lainnya.

Secara keseluruhan, transparansi sangat penting untuk keberhasilan suatu organisasi. Pengukuran kinerja merupakan alat penting untuk memastikan transparansi dengan menyediakan informasi tentang kinerja organisasi.

Identifikasi perbaikan

Identifikasi perbaikan merupakan salah satu manfaat utama pengukuran kinerja. Pengukuran kinerja memungkinkan organisasi untuk mengidentifikasi area-area yang perlu ditingkatkan, sehingga dapat mengambil langkah-langkah untuk memperbaikinya.

  • Identifikasi kesenjangan

    Pengukuran kinerja dapat membantu organisasi mengidentifikasi kesenjangan antara kinerja aktual dan kinerja yang diharapkan. Kesenjangan ini dapat menunjukkan area yang perlu ditingkatkan.

  • Analisis tren

    Pengukuran kinerja juga dapat digunakan untuk menganalisis tren kinerja dari waktu ke waktu. Tren ini dapat membantu organisasi mengidentifikasi area yang memburuk atau membaik, sehingga dapat mengambil tindakan yang tepat.

  • Benchmarking

    Organisasi juga dapat menggunakan pengukuran kinerja untuk membandingkan kinerja mereka dengan organisasi lain yang sejenis. Benchmarking dapat membantu organisasi mengidentifikasi area di mana mereka dapat meningkatkan kinerja.

  • Umpan balik dari pelanggan

    Pengukuran kinerja juga dapat mencakup pengumpulan umpan balik dari pelanggan. Umpan balik ini dapat memberikan wawasan berharga tentang area yang perlu ditingkatkan.

Dengan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan, organisasi dapat mengambil langkah-langkah untuk memperbaikinya. Hal ini dapat mengarah pada peningkatan kinerja secara keseluruhan, serta peningkatan kepuasan pelanggan dan pemangku kepentingan lainnya.

Pengambilan keputusan

Pengambilan keputusan merupakan salah satu manfaat utama pengukuran kinerja. Pengukuran kinerja dapat membantu organisasi untuk membuat keputusan yang lebih baik dengan menyediakan informasi tentang kinerja organisasi. Informasi ini dapat digunakan untuk:

  • Mengidentifikasi peluang

    Pengukuran kinerja dapat membantu organisasi mengidentifikasi peluang untuk meningkatkan kinerja. Misalnya, jika organisasi melacak metrik kepuasan pelanggan, organisasi dapat mengidentifikasi area di mana pelanggan tidak puas dan mengambil langkah-langkah untuk memperbaikinya.

  • Mengelola risiko

    Pengukuran kinerja juga dapat membantu organisasi mengelola risiko. Misalnya, jika organisasi melacak metrik keuangan, organisasi dapat mengidentifikasi tren negatif dan mengambil langkah-langkah untuk memitigasi risikonya.

  • Mengalokasikan sumber daya

    Pengukuran kinerja dapat membantu organisasi mengalokasikan sumber daya secara lebih efektif. Misalnya, jika organisasi melacak metrik produktivitas, organisasi dapat mengidentifikasi departemen atau proyek yang paling produktif dan mengalokasikan lebih banyak sumber daya ke area tersebut.

Secara keseluruhan, pengukuran kinerja merupakan alat penting untuk pengambilan keputusan. Pengukuran kinerja dapat memberikan informasi tentang kinerja organisasi yang dapat digunakan untuk membuat keputusan yang lebih baik.

Motivasi

Motivasi memainkan peran penting dalam manfaat pengukuran kinerja. Pengukuran kinerja yang efektif dapat memotivasi karyawan untuk meningkatkan kinerja mereka. Hal ini karena pengukuran kinerja memberikan umpan balik tentang kinerja karyawan, sehingga mereka dapat mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan.

Selain itu, pengukuran kinerja juga dapat membantu menciptakan lingkungan kerja yang kompetitif. Ketika karyawan mengetahui bahwa kinerja mereka diukur dan dibandingkan dengan rekan kerja lainnya, mereka cenderung termotivasi untuk meningkatkan kinerja mereka.

Sebagai contoh, sebuah perusahaan dapat menggunakan sistem pengukuran kinerja untuk melacak penjualan karyawan. Karyawan yang memiliki kinerja penjualan tertinggi dapat diberikan bonus atau promosi. Hal ini dapat memotivasi karyawan lain untuk meningkatkan kinerja penjualan mereka agar dapat memperoleh penghargaan yang sama.Secara keseluruhan, motivasi merupakan komponen penting dari manfaat pengukuran kinerja. Pengukuran kinerja yang efektif dapat membantu memotivasi karyawan untuk meningkatkan kinerja mereka, yang pada akhirnya akan mengarah pada peningkatan kinerja organisasi secara keseluruhan.

Kinerja

Kinerja merupakan hasil kerja yang dicapai oleh individu atau organisasi dalam kurun waktu tertentu. Pengukuran kinerja sangat penting untuk menilai efektivitas dan efisiensi kerja, serta mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan. Manfaat pengukuran kinerja sangat erat kaitannya dengan kinerja itu sendiri.

Pengukuran kinerja yang efektif dapat memberikan manfaat sebagai berikut:

  • Meningkatkan akuntabilitas dan transparansi
  • Mengidentifikasi area untuk perbaikan
  • Membuat keputusan yang lebih baik
  • Meningkatkan motivasi dan kinerja
  • Meningkatkan kepuasan pelanggan

Manfaat-manfaat tersebut dapat dicapai karena pengukuran kinerja memberikan informasi yang jelas dan obyektif tentang kinerja yang dicapai. Informasi ini dapat digunakan untuk:

  • Mengevaluasi kinerja individu atau organisasi
  • Membandingkan kinerja dengan target atau standar yang telah ditetapkan
  • Mengidentifikasi kesenjangan antara kinerja aktual dan kinerja yang diharapkan
  • Merencanakan dan melaksanakan tindakan perbaikan

Dengan demikian, pengukuran kinerja menjadi alat yang sangat penting untuk mengelola dan meningkatkan kinerja. Pengukuran kinerja yang efektif dapat membantu individu atau organisasi untuk mencapai tujuan mereka secara lebih efektif dan efisien.

Kepuasan pelanggan

Kepuasan pelanggan merupakan salah satu komponen penting dalam manfaat pengukuran kinerja. Hal ini karena kepuasan pelanggan merupakan indikator keberhasilan suatu organisasi dalam memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggannya. Pengukuran kinerja yang efektif dapat membantu organisasi mengidentifikasi area-area yang perlu ditingkatkan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan.

Selain itu, kepuasan pelanggan juga dapat berdampak positif pada kinerja organisasi secara keseluruhan. Pelanggan yang puas cenderung lebih loyal dan akan merekomendasikan produk atau jasa organisasi kepada orang lain. Hal ini dapat meningkatkan penjualan dan laba organisasi.

Sebagai contoh, sebuah perusahaan ritel dapat menggunakan pengukuran kinerja untuk melacak kepuasan pelanggan. Perusahaan dapat mengumpulkan umpan balik dari pelanggan melalui survei atau ulasan online. Informasi ini kemudian dapat digunakan untuk mengidentifikasi area-area yang perlu ditingkatkan, seperti kualitas produk, layanan pelanggan, atau waktu pengiriman.Dengan mengukur kepuasan pelanggan, organisasi dapat mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan kinerja mereka dan memenuhi kebutuhan pelanggan mereka dengan lebih baik. Hal ini pada akhirnya akan mengarah pada peningkatan kepuasan pelanggan dan kinerja organisasi secara keseluruhan.

Kepuasan karyawan

Kepuasan karyawan merupakan salah satu faktor penting yang berkontribusi pada manfaat pengukuran kinerja. Karyawan yang puas cenderung lebih produktif, loyal, dan memberikan layanan pelanggan yang lebih baik. Pengukuran kinerja dapat membantu organisasi mengidentifikasi area-area yang perlu ditingkatkan untuk meningkatkan kepuasan karyawan.

  • Keterlibatan karyawan
    Pengukuran kinerja dapat membantu organisasi mengukur keterlibatan karyawan. Karyawan yang terlibat cenderung lebih puas dengan pekerjaan mereka dan lebih mungkin untuk memberikan kinerja yang baik.
  • Komunikasi
    Pengukuran kinerja dapat membantu organisasi mengidentifikasi kesenjangan dalam komunikasi. Karyawan yang merasa dikomunikasikan dengan baik cenderung lebih puas dengan pekerjaan mereka.
  • Peluang pengembangan
    Pengukuran kinerja dapat membantu organisasi mengidentifikasi karyawan yang memiliki potensi dan memberikan mereka peluang pengembangan. Karyawan yang merasa memiliki kesempatan untuk berkembang cenderung lebih puas dengan pekerjaan mereka.
  • Pengakuan dan penghargaan
    Pengukuran kinerja dapat membantu organisasi mengidentifikasi karyawan yang berprestasi dan memberikan mereka pengakuan dan penghargaan. Karyawan yang merasa dihargai cenderung lebih puas dengan pekerjaan mereka.

Dengan mengukur kepuasan karyawan, organisasi dapat mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan kinerja mereka dan memenuhi kebutuhan karyawan mereka dengan lebih baik. Hal ini pada akhirnya akan mengarah pada peningkatan kepuasan karyawan dan kinerja organisasi secara keseluruhan.

Peningkatan berkelanjutan

Peningkatan berkelanjutan adalah proses berkelanjutan untuk meningkatkan kinerja suatu organisasi atau individu. Peningkatan berkelanjutan merupakan komponen penting dari manfaat pengukuran kinerja, karena pengukuran kinerja menyediakan informasi yang diperlukan untuk mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan.

Tanpa pengukuran kinerja, organisasi atau individu tidak akan dapat mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan. Pengukuran kinerja memberikan umpan balik tentang kinerja, sehingga organisasi atau individu dapat melihat apa yang berjalan dengan baik dan apa yang perlu ditingkatkan.

Sebagai contoh, sebuah perusahaan dapat menggunakan pengukuran kinerja untuk melacak kepuasan pelanggan. Jika perusahaan menemukan bahwa kepuasan pelanggan rendah, perusahaan dapat mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan kepuasan pelanggan, seperti meningkatkan kualitas produk atau layanan, atau meningkatkan layanan pelanggan.

Peningkatan berkelanjutan merupakan proses yang berkelanjutan, karena selalu ada ruang untuk perbaikan. Pengukuran kinerja dapat membantu organisasi atau individu mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan, sehingga mereka dapat terus meningkatkan kinerja mereka.

Keunggulan kompetitif

Keunggulan kompetitif adalah kemampuan suatu organisasi untuk mencapai kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan pesaingnya. Pengukuran kinerja memainkan peran penting dalam mencapai keunggulan kompetitif karena memberikan informasi tentang kekuatan dan kelemahan organisasi relatif terhadap pesaingnya.

Dengan mengukur kinerja, organisasi dapat mengidentifikasi area di mana mereka unggul dan area di mana mereka perlu meningkatkan. Informasi ini kemudian dapat digunakan untuk mengembangkan strategi yang akan membantu organisasi mencapai keunggulan kompetitif.

Sebagai contoh, sebuah perusahaan dapat menggunakan pengukuran kinerja untuk melacak pangsa pasarnya. Jika perusahaan menemukan bahwa pangsa pasarnya menurun, perusahaan dapat mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan pangsa pasarnya, seperti meningkatkan kualitas produk atau layanan, atau meningkatkan pemasaran.

Keunggulan kompetitif sangat penting untuk keberhasilan jangka panjang suatu organisasi. Organisasi yang mampu mencapai keunggulan kompetitif lebih mungkin untuk bertahan hidup dan berkembang di pasar yang kompetitif.

Studi Kasus dan Bukti Ilmiah

Pengukuran kinerja telah didukung oleh banyak penelitian dan studi kasus. Salah satu studi kasus yang terkenal adalah studi yang dilakukan oleh perusahaan General Electric (GE) pada tahun 1990-an. Studi ini menemukan bahwa perusahaan yang menggunakan pengukuran kinerja secara efektif mengalami peningkatan kinerja sebesar 30%. Studi lain yang dilakukan oleh American Productivity & Quality Center (APQC) menemukan bahwa perusahaan yang menggunakan pengukuran kinerja secara efektif mengalami peningkatan produktivitas sebesar 20%.

Metodologi yang digunakan dalam studi-studi ini umumnya melibatkan perbandingan kinerja perusahaan yang menggunakan pengukuran kinerja dengan kinerja perusahaan yang tidak menggunakan pengukuran kinerja. Studi-studi ini juga mengontrol faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi kinerja, seperti ukuran perusahaan, industri, dan kondisi ekonomi.

Meskipun terdapat beberapa perdebatan mengenai manfaat pengukuran kinerja, bukti ilmiah secara keseluruhan sangat mendukung penggunaan pengukuran kinerja untuk meningkatkan kinerja organisasi. Penting untuk dicatat bahwa pengukuran kinerja bukanlah solusi yang cocok untuk semua masalah, namun dapat menjadi alat yang sangat efektif untuk meningkatkan kinerja ketika digunakan secara efektif.

Berikut adalah beberapa tips untuk menggunakan pengukuran kinerja secara efektif:

  • Tentukan tujuan pengukuran kinerja dengan jelas.
  • Pilih metrik yang relevan dan dapat diukur.
  • Kumpulkan data secara teratur dan akurat.
  • Analisis data dan identifikasi area yang perlu ditingkatkan.
  • Ambil tindakan untuk memperbaiki area yang perlu ditingkatkan.

Dengan mengikuti tips ini, Anda dapat menggunakan pengukuran kinerja untuk meningkatkan kinerja organisasi Anda.

Kembali ke daftar pertanyaan umum

Pertanyaan Umum tentang Manfaat Pengukuran Kinerja

Berikut adalah beberapa pertanyaan umum tentang manfaat pengukuran kinerja beserta jawabannya:

Pertanyaan 1: Apa saja manfaat pengukuran kinerja?

Pengukuran kinerja memiliki banyak manfaat, di antaranya akuntabilitas, transparansi, identifikasi perbaikan, pengambilan keputusan, motivasi, peningkatan kinerja, peningkatan kepuasan pelanggan, peningkatan kepuasan karyawan, peningkatan berkelanjutan, dan keunggulan kompetitif.

Pertanyaan 2: Mengapa pengukuran kinerja penting?

Pengukuran kinerja penting karena memberikan informasi tentang kinerja organisasi atau individu, sehingga dapat digunakan untuk mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan. Dengan memperbaiki area yang perlu ditingkatkan, organisasi atau individu dapat meningkatkan kinerja mereka secara keseluruhan.

Pertanyaan 3: Bagaimana cara mengukur kinerja?

Ada banyak cara untuk mengukur kinerja, tergantung pada tujuan pengukuran. Beberapa metrik umum yang digunakan untuk mengukur kinerja meliputi metrik keuangan, metrik operasional, dan metrik pelanggan.

Pertanyaan 4: Seberapa sering kinerja harus diukur?

Frekuensi pengukuran kinerja akan bervariasi tergantung pada tujuan pengukuran. Namun, secara umum, kinerja harus diukur secara teratur, misalnya setiap bulan atau setiap kuartal.

Pertanyaan 5: Siapa yang bertanggung jawab untuk mengukur kinerja?

Tanggung jawab untuk mengukur kinerja biasanya berada pada individu atau departemen yang bertanggung jawab untuk mengelola kinerja. Dalam organisasi yang lebih besar, tanggung jawab ini mungkin berada pada departemen khusus, seperti departemen manajemen kinerja.

Pertanyaan 6: Bagaimana cara menggunakan hasil pengukuran kinerja?

Hasil pengukuran kinerja harus digunakan untuk mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan dan mengambil tindakan untuk memperbaikinya. Hal ini dapat dilakukan melalui proses perencanaan dan perbaikan kinerja.

Pengukuran kinerja merupakan alat penting untuk meningkatkan kinerja organisasi atau individu. Dengan memahami manfaat dan cara menggunakan pengukuran kinerja, Anda dapat menggunakannya untuk meningkatkan kinerja organisasi Anda.

Kembali ke artikel utama

Tips Mengoptimalkan Manfaat Pengukuran Kinerja

Pengukuran kinerja merupakan alat yang ampuh untuk meningkatkan kinerja organisasi. Dengan mengikuti tips berikut, Anda dapat mengoptimalkan manfaat pengukuran kinerja dan meningkatkan kinerja organisasi Anda.

Tip 1: Tentukan Tujuan yang Jelas

Sebelum memulai pengukuran kinerja, tentukan tujuan yang ingin dicapai. Tujuan tersebut harus spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, dan terikat waktu (SMART). Tujuan yang jelas akan membantu Anda memilih metrik yang tepat dan memastikan bahwa pengukuran kinerja berfokus pada area yang paling penting.

Tip 2: Pilih Metrik yang Relevan
Pilih metrik yang relevan dengan tujuan yang ingin dicapai. Metrik tersebut harus dapat diukur dan memberikan informasi yang berharga tentang kinerja organisasi. Hindari menggunakan terlalu banyak metrik, karena hal ini dapat mempersulit pemantauan dan analisis kinerja.

Tip 3: Kumpulkan Data Secara Akurat

Akurasi data sangat penting untuk pengukuran kinerja yang efektif. Pastikan bahwa data yang dikumpulkan akurat dan dapat diandalkan. Data yang tidak akurat dapat menyebabkan kesimpulan yang salah dan keputusan yang buruk.

Tip 4: Analisis Data Secara Teratur

Analisis data kinerja secara teratur untuk mengidentifikasi tren dan pola. Analisis ini akan membantu Anda mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan dan mengambil tindakan yang tepat.

Tip 5: Ambil Tindakan Perbaikan

Berdasarkan hasil analisis data, ambil tindakan perbaikan untuk mengatasi area yang perlu ditingkatkan. Tindakan perbaikan tersebut harus spesifik, terukur, dan memiliki jangka waktu yang jelas.

Kesimpulan

Dengan mengikuti tips di atas, Anda dapat mengoptimalkan manfaat pengukuran kinerja dan meningkatkan kinerja organisasi Anda. Pengukuran kinerja yang efektif akan membantu Anda mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan, membuat keputusan yang lebih baik, dan mencapai tujuan organisasi Anda.

Kesimpulan Manfaat Pengukuran Kinerja

Pengukuran kinerja merupakan alat penting untuk meningkatkan kinerja organisasi. Manfaatnya sangat banyak, di antaranya akuntabilitas, transparansi, identifikasi perbaikan, pengambilan keputusan, motivasi, peningkatan kinerja, peningkatan kepuasan pelanggan, peningkatan kepuasan karyawan, peningkatan berkelanjutan, dan keunggulan kompetitif.

Dengan mengukur kinerja, organisasi dapat memperoleh wawasan berharga tentang operasinya. Wawasan ini dapat digunakan untuk membuat keputusan yang lebih baik, meningkatkan kinerja, dan mencapai tujuan jangka panjang. Oleh karena itu, pengukuran kinerja sangat penting untuk kesuksesan organisasi modern.

Youtube Video:


Bagikan: